Translate

Selasa, 27 Desember 2011

Swasembada beras? Nggak mungkin !

Konsumsi beras rata-rata orang Indonesia masih berkisar antara 135 - 140 kg per kapita per tahun (Kompas, 27/12/11). Tidak banyak berubah dibanding 15 tahun yang lalu (134 kg/kapita/tahun). Bayangkan jumlah beras yang harus disediakan setiap tahun untuk memberi makan 220 juta manusia Indonesia !. Swasembada memang tidak mungkin.  Apapun teknologi yang digunakan, kalau kebijakan kita terhadap pembangunan pertanian masih seperti sekarang ini.  Lihat saja berapa kecilnya subsidi pemerintah terhadap pupuk dan sarana produksi lainnya. Kalaupun ada, sering kita dengar disalahgunakan oleh pihak-pihak yang lebih kuat dari petani. 

Jumat, 23 Desember 2011

Jangan lari dari masalah

Dapat hambatan dalam pekerjaan ? Sementara pekerjaan itu bagian dari tanggungjawab atau bagian dari kontrak kerja anda.   Tenang saja, anda sebenarnya dalam proses untuk mendapat 'sesuatu'. Mendapatkan cara menghadapai situasi yang tidak anda sukai. Semua orang menjadi lebih maju, menjadi lebih profesional, karena ada tantangan, karena ada yang 'melatih' untuk menghadapi situasi yang keluar dari kebiasaan sehari-hari. Melarikan diri dari masalah hanya akan menimbulkan persoalan baru, hanya akan menurunkan produktivitas diri sendiri dan perusahaan. Hadapi masalah dengan bijak.

Rabu, 21 Desember 2011

Pulau Garam Indonesia

zie, 2011
Tinggal kenangan! Indonesia ternyata memang dikenal sebagai penghasil garam, mungkin dulu pengekspor.  Buktinya di kawasan Jarwal, Mekkah ada toko yang bernama Pulau Garam Indonesia. Kebetulan foto diambil saat toko ini tutup, sehingga sangan cocok dengan realita bahwa saat ini Indonesia adalah salah satu negara pengimpor garam.  Mudah-mudahan pemiliknya tidak tahu fakta ini. Kalau tahu, jangan-jangan si pemilik akan ubah nama toko tersebut.

Sabtu, 17 Desember 2011

Tekad Baru? Nggak mesti nunggu tahun baru

Ketika pergantian tahun, banyak orang yang berdo'a dan berharap agar di tahun mendatang dapat memiliki sesuatu yang lebih, apakah omset penjualan, pelanggan, rezeki, kesehatan, dan bahkan iman, atau apa saja yang lebih baik dari tahun sebelumnya.   Banyak juga orang yang membuat tekad baru ketika memulai tahun baru agar dapat lebih produktif, agar lebih sehat, agar lebih populer, atau memang bertekad untuk memulai sesuatu yang baru. 

Resiko jadi facebooker

Seorang teman berkeluh kesah tentang prilaku facebookers di komunitas sosial yang diikutinya. Ia merasa media tersebut justru menjadi tempat kebanyakan anggotanya menunjukkan kebodohan mereka, menunjukkan kemalasan dan kelambanan mereka, menunjukkan ego dan kepicikan mereka. Tulisan, posting dan komentar yang muncul cenderung provokatif, spekulatif dan kadang cuma komentar yang membabi buta.  Menurut teman tersebut, ia justru lebih menghargai sebuah komentar yang sifatnya meng-update status atau sekedar berbagi keceriaan dan kegembiraan.  Tentu saja teman tersebut sangat menghargai tulisan atau posting yang informasinya bermanfaat untuk peningkatan produktivitas kerja dan kehidupan, atau informasi yang bikin tambah pinter dan tambah pengetahuan.  Rupanya teman satu ini gerah dan pusing aja melihat lebih banyak orang yang berfikiran negatif daripada berfikiran positif.

Kamis, 15 Desember 2011

Sopan, tapi jangan bikin nggak nyaman

Setiap orang pasti pernah dihadapkan pada situasi dimana harus berbasa basi dengan menawarkan sesuatu kepada orang lain (apakah dalam bentuk barang atau jasa) hanya untuk menjaga kesopanan dalam berinteraksi dalam pergaulan. Jika memang hal itu yang akan anda pilih, pastikan bahwa apa yang anda tawarkan tidak mempunyai resiko untuk membuat anda (bahkan pasangan dan keluarga) merasa tidak nyaman atau terkorbankan Misalkan, berbasa-basi untuk memberi tumpangan kepada teman lain dalam perjalanan keluarga. Dapat anda bayangkan kalau tiba-tiba tawaran anada dianggukkan teman tadi. Lalu sepanjang perjalanan anda harus berbagi perhatian? anak dan pasangan anda menjadi 'tidak lepas' dalam menikmati perjalanan tersebut. Pasti masih banyak contoh situasi lain dimana kita harus hati-hati dalam berbasa-basi hanya untuk menjaga tingkat kesopanan yang kita miliki.  

Senin, 12 Desember 2011

Computer literacy is a ticket out of poverty

by Club Asteria


Both in the United States and abroad, in economically mature countries and poor or “emerging” nations, there’s one constant you can count on: Computer literacy helps to lift people out of poverty. The Internet economy has broken down barriers and borders, for the first time making it realistic for somebody in rural Thailand, in Kolkata India, or even in sub-Saharan Africa to begin the path towards self-sufficiency. Because of the available technology, it’s possible for the first time to realistically work at home in your own cottage industry, and more people are doing that every day. It’s no longer a pipe dream—it’s realistic, and the technology is here to make it happen.

Minggu, 11 Desember 2011

Why a Laptop is a Student’s Need

 

When you look at teenagers today, you look at technology. And, not only teenagers, it is the youngsters in general. A lot of times, you find the latest gadgets in their hands. At other times, you find them searching for spare parts, such as iPhone parts or Macbook parts, for their devices.  Technology and youth are closely bonded. Moreover, it is not just the peer pressure or being luxurious, different technical devices have become a necessity for youngsters, especially the students. One example of this is a laptop.

Sabtu, 10 Desember 2011

Impor ikan? Sungguh Keterlaluan

Impor ikan? mungkin kita semakin sulit percaya dengan realita ekonomi bangsa kita. Kalau kita mengimpor kentang, jagung, kedelai dan bawang putih mungkin masih dapat kita terima. Bahkan impor beraspun dapat dipahami. Karena secara agronomis memang tanaman-tanaman tersebut berproduksi jauh lebih baik di negara-negara yang memiliki panjang hari yang lebih dibanding Indonesia.  Tapi, impor ikan? Sungguh keterlaluan dan memalukan. Bayangkan kita merupakan salah satu dari negara maritim terbesar di dunia, tapi realitanya kita mengimpor ikan. Jangan-jangan ikan yang diimpor tersebut justru ikan yang berasal dari perairan kita sendiri.  Aneh binti ajaib rasanya, tapi itulah realitasnya.  Sebenarnya keanehan tersebut sudah cukup ketika kita ternyata juga mengimpor kebutuhan garam untuk masyarakat.  Tidak heran kalau masyarakat nelayan kita merupakan kelompok yang paling miskin secara ekonomis dalam masyarakat Indonesia.

Rabu, 07 Desember 2011

Pemanfaatan Tanaman Transgenik versus Kerusakan lingkungan

Kompas (2 Desember 2011) memberitakan bahwa pada tahun 2011 ini Komisi Keamanan Hayati  merekomendasikan dua jenis kedelai dan enam jenis jagung sebagai tanaman 'aman pangan'.  Tanaman yang  direkomendasikan tersebut merupakan hasil rekayasa genetik (Genetic Modified Organism) dan diusulkan oleh perusahaan asing, dengan beberapa sifat unggul termasuk tahan herbisida dan tahan hama.  

Jumat, 02 Desember 2011

Wajah Koruptor

Tulisan pendek ini bukan untuk para Koruptor, tetapi untuk orang-orang yang sudah muak melihat koruptor di negeri ini. Indonesia menduduki peringkat 100 terkorup dari 188 negara di dunia ini (Republika, 2 Desember 2011). Tulisan ini mengajak anda semua untuk membayangkan wajah picik, wajah rakus, wajah tak berprikemanusiaan, wajah penuh tipu muslihat, wajah munafik, wajah sok alim, wajah pinter nyiasat aturan, wajah menganggap remeh hukum dan orang lain dan berbagai wajah lain dari sang koruptor. Bagaimana perasaan anda melihatnya wajah-wajah tersebut? Jijik? Sebel? Muak? Kesal? Gemes untuk ditonjok? Kasihan? Mungkin anda punya sejuta perasaan ketika melihat mereka di koran, di televisi, atau ketemu langsung secara nggak sengaja? Bagaimana perasaan anda ketika melihat wajah pasangan dan wajah anak-anak para koruptor? Mungkin Jijik? Sebel? Muak? Kesal? Gemes untuk ditonjok? Kasihan? atau ada perasaan lain yang muncul. 

Selasa, 29 November 2011

Berbuat Lebih Baik Untuk Kebaikan Semua

Tahun baru Hijriah (1433 H) baru saja dimulai. Gema pergantian tahun tidak terasa dan tidak tampak segermelap pergantian tahun Masehi. Lihat saja nanti, bulan depan !. Bahkan mungkin banyak diantara kita yang tidak memperhatikannya, karena sibuk atau karena memang tidak peduli. Ajakan untuk introspeksi diri di setiap pergantian tahun sudah sering didengar, bahkan sering diucapkan.  Apakah hal untuk berintrospeksi diri hanya sekedar pemanis pergaulan saja? Hanya kita sendiri yang tahu.  Mengajak orang untuk introspeksi diri memang penting. Tapi jauh lebih penting kita merubah diri kita ke arah yang lebih baik.  Tidak gampang memang!. Kalau kita bertekad, perubahan diri kita dapat terjadi. Mulai saja dari hal yang kecil, dari prilaku, dari semangat sampai pada komitmen pada diri sendiri untuk menjadi orang yang lebih baik, lebih religius, lebih produktif. Bayangkan jika semua kita berubah ke arah yang lebih baik, niscaya keborosan, kepincangan, kerugian, kemunduran peradaban dapat ditekan. Semua orang akan menikmati sesuatu lebih banyak dari biasanya.

Selasa, 27 September 2011

Self-Esteem: You Matter


by Rebbie Straubing

You’d be surprised. Maybe amazed. If you could see the far reaches of your influence you’d be stunned. The point is: You matter.   How you breathe matters. How you think, the words you speak and the actions of your life, no matter how small or seemingly insignificant, they have great power.

Minggu, 25 September 2011

Happy as You Want to Be


by Kim And Charles Petty


Almost everyone have heard the hit single 'Don't Worry, Be Happy' by Bobby McFerrin. The song has a very catchy way of conveying its message of being happy to everyone. Bobby Mcferiin's simple message surely made a lot of people by telling them not to worry.  Living a happy, resilient and optimistic life is wonderful, and is also good for your health. Being happy actually protects you from the stresses of life. Stress is linked to top causes of death such as heart disease, cancer and stroke.

Jumat, 16 September 2011

Kata-kata bijak hari ini

Orang yang tersenyum selalu lebih kuat dari orang yang marah (pepatah Cina)

Jika anda memperkerjakan orang yang lebih pintar dari anda, anda membuktikan anda lebih pintar dari mereka (R.H. Grant)

Batu fondasi untuk sukses yang seimbang adalah kejujuran, watak, integritas, iman, cinta dan kesetiaan (Zig Ziglar)

Harapan tidak pernah meninggalkan kita, kita yang meninggalkan harapan (Geoge W)

Sumber : 1000 Kata Motivasi Ampuh (Tualaka JF, 2010,Great! Publisher, Jogjakarta)

Senin, 12 September 2011

Stop Focusing On Yourself - Stop Self Conscious Habits!


by Daniel Ruiz

I have received repetitive emails from clients who tell me that they feel ‘self conscious’ and lack confidence to speak up when they want to be heard in social situations.  Let me show you how to solve this issue.  Self conscious thoughts and behaviours tend to keep us focused on ourselves. There is nothing to fear when you are making conversation… You can overcome your self conscious thoughts by directing your attention outwards, instead of inwards.   To change 'self conscious’ thoughts, you need to start saying things past your hesitations, and also speak when you have the desire to speak up!

Jumat, 09 September 2011

How to Be Successful in Project Management and Leadership?



It is not always easy to develop effective leadership in project management, but it can be done. It takes a certain drive, a lot of focus, powerful motivation, and a detailed plan. Project management and leadership courses can do two things: help you become ready to lead a team by studying your own management style and learning where your weaknesses and strengths lie in order to make yourself a better leader. They also teach you what to do to create and execute a useful project management plan.

Selasa, 06 September 2011

Mudik dan introspeksi diri.

Mudik? memang sangat menyenangkan mengunjungi kampung halaman, menemui orang tua, kerabat, sanak saudara, dan bernostalgia dengan alam semasa kecil hingga remaja. Beruntunglah orang-orang yang masih punya tempat dan tujuan mudik. Lebih beruntung lagi adalah orang-orang yang mampu membuat mudik menjadi kenyataan.  Banyak orang yang tidak tahu kemana harus mudik [secara fisik maksudnya. :-)]. Mereka punya uang dan punya waktu, tapi tidak punyak tujuan untuk mudik.  Lebih banyak lagi orang punya tujuan dan punya waktu untuk mudik, tetapi tidak punya biaya untuk mudik.

Senin, 05 September 2011

Nothing Is Impossible


by Dan Celentano

It was a real tough obstacle to overcome. No, it wasn’t the fact that he grew up in poverty or that his father was arrested for robbery when he was twelve. There was something else Tyrone had to overcome if he ever wanted to fulfil his dream of becoming a basketball player. Something that seemed to bother everyone else much more than it did him.

But Tyrone never listened to what other people said anyway. He still went out for his high school basketball team and not only started all four years, but guided Dunbar High School to a state championship and through two straight undefeated seasons.

Rabu, 31 Agustus 2011

Genuine Happiness Comes from Within

by Kim And Charles Petty

Life isn't the sweetest candy. Sometimes, when I feel like the world is just too heavy, I look around and find people who continued to live fascinating and wonderful lives. And then thoughts come popping into my mind like bubbles from nowhere - "How did their life become so adorably sweet? How come they still can manage to laugh and play around despite a busy stressful life?" Then I pause and observed for a while I figured out that maybe, they start to work on a place called 'self.'

So, how does one become genuinely happy? Step 1 is to love yourself.

Selasa, 30 Agustus 2011

Selamat iedul fitri 1432 H.

Ramadhan 1432 H telah berlalu, dan akan terus datang silih berganti di tahun depan, sampai akhir zaman. Namun, tidak halnya dengan kita. Tidak ada kepastian bahwa kita akan melewati ramadhan yang akan datang. Mudah-mudahan ramadhan yang baru saja kita lalui memberikan makna spiritual yang mendalam untuk perbaikan kualitas diri kita, kualitas masyarakat, dan kualitas bangsa ini. Kita semua tahu kalau ramadhan mengajarkan kita banyak hal. Mungkin kesabaran, kepatuhan, kedisiplinan dan soilideritas, serta kecenderungan untuk berbuat lebih baik dan di jalan yang benar hanya merupakan sebagian kecil dari pelajaran yang kita peroleh. Banyak hal lain yang sebenarnya diperoleh oleh kita-kita yang berpuasa, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga secara nyata dalam tindakan dan prilaku. Lalu apa yang akan terjadi dengan diri kita setelah ramadhan? Akankah kita kembali melakukan hal-hal yang merupakan kebalikan dari apa yang telah kita lalui selama ramadhan ini?. Kita sendiri yang harus menjawabnya, karena ini memang tanggungjawab dan tantangan kita secara pribadi. Kalau kita kembali melakukan hal-hal yang tidak selaras dengan apa yang telah kita lakukan dan apa yang telah apa kita alami selama ramadhan yang lalu, tentu saja ramadhan yang kita lakukan hanya sebuah rutinitas yang tak punya makna perbaikan sama sekali terhadap kualitas diri kita.  Tak usah menuntut orang lain untuk berubah, mari kita rubah diri kita dan keluarga kita.  Kita semua adalah elemen penentu yang merekatkan kebajikan menjadi kemaslahatan bersama. Selamat Iedul Fitri pembaca, mudah-mudahan kita termasuk orang yang beruntung!

Jumat, 26 Agustus 2011

'Teh' Terfavorit Selama Ramadan

Hasil survey yang dilakukan oleh Lembaga Independen menyimpulkan bahwa 'Teh' yang paling disukai selama ramadan adalah : 0,33 % suka 'Teh Celup', 0,57 % suka 'Teh Poci', 1,25 % suka 'Teh Botol'. dan sisanya 97,85 % responden sangat menyukai 'Teh Ha Er'.


[sumber: sms nyasar :-)]

Mudik? apa yang dicari..?

Luar biasa? Mudik menjadi topik pembicaraan di semua media, cetak dan elektronik, siaran langsung, laporan langsung. Masih banyak lagi pembicaraan dan aktivitas seputar mudik yang tidak diliput oleh media.  Mudik, pulang kampung halaman, menemui orang tua, kerabat, silaturahim, unjuk keberhasilan, berbagi rasa, suka dan duka, macam-macam lagi yang berbau nostalgia.  Memang 'mudik' ini sudah 'disiapkan' dan 'diarahkan' pemerintah agar menjadi kenyataan. Mungkin dengan harapan akan terjadi perpindahan kapital antar pulau, atau perpindahan 'values', atau memang bagian dari upaya memperkokoh keutuhan NKRI.  Bayangkan betapa banyak persiapan yang dilakukan pemerintah. Rehabilitasi jalan (terutama yang di pulau Jawa, luar Jawa? emang mereka pikirin!), penertiban calo di stasiun dan berbagai himbauan lainnya seputar 'mudik'.

Kamis, 25 Agustus 2011

If Not Now, When?

by J. E. Burke

How many times have you made excuses for putting off something you really needed or wanted to do? Probably too many times to count. It is all too easy to get in the habit of putting the desires of your heart on hold. You may have been taught to put the needs of others first or that it is selfish to think of your own desires.
Mind you, there is times when it is appropriate and right to put the needs of others first, i.e., children, and others who have a right to depend on you.

Jumat, 19 Agustus 2011

Words of the Day

Orang dibilang pandai, dilihat dari jawabannya. Orang dibilang bijak, dipandang dari pertanyaannya (Maghfouz Naguib)

Banyak hal yang penting di dunia ini dicapai oleh orang-orang yang terus berusaha, meskipun tampaknya tidak ada harapan (Dale Carnegie)

Berdoalah agar keberhasilan tidak datang lebih cepat dari yang dapat anda tanggung  (Elbert Hubbard)

Sebagian orang sukses karena pengetahuan mereka, sebagian lagi karena apa yang mereka lakukan, dan sebagian kecil lainnya karena siapa mereka (Elbert Hubbard)

Jangan takut mengambil langkah besar, sebab anda tidak dapat melompati jurang hanya dengan langkah langkah kecil (David Lyoyd George)

Sumber : Intisari. No 536. Maret 2008.

Selasa, 16 Agustus 2011

Mari Bersyukur !

Wow, cukup fantantis, 66 tahun Indonesia Merdeka! Sebagai warga Indonesia, banyak yang dapat kita syukuri. Banyak diantara kita yang dapat mengungkapkan kata-kata ini dengan bijak, tetapi tidak mampu menunjukkan ekspresi syukur dalam keseharian kita.  Mensyukuri sesuatu juga perlu belajar, karena masih banyak diantara kita tidak tahu persis bagaimana bersyukur. Sikap bersyukur adalah sikap  menerima dan menghargai kondisi yang dimiliki dengan tetap melakukan upaya perbaikan ke arah yang lebih baik.    Bersikap demikian membuat hidup lebih sehat, lebih enjoyable.  Bersyukur atas sesuatu bukan berarti hilang rasa ingin maju untuk memperbaiki diri, tetapi dengan bersysukur  justru seseorang akan menjadi lebih punya peluang untuk melihat bagaimana continous improvement dapat dilakukan.  Bersyukur juga tidak berarti kita menerima ketidakadilan yang terjadi di sekitar kita.  Tidak juga berarti meninggalkan persoalan-persoalan kehidupan di sekitar kita. Jangan anggap kepedihan dan ketimpangan hidup menjadi  halangan untuk  menjadi bahagia.  Bahagia adalah persoalan cara berfikir, persoalan bagaimana mempersepsikan sesuatu.  


Jangan nodai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus

Musim Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) di semua perguruan tinggi di Indonesia yang baru saja dimulai semestinya merupakan waktu bagi mahasiswa baru untuk mengenal budaya dan karakteristik perguruan tinggi baru mereka.  Program yang ditawarkan haruslah bersifat edukatif dan mencerahkan dan mampu menambah rasa percaya diri pendatang baru di kampus.  Setelah ikut PKK, semangat dan rasa percaya diri untuk sukses kuliah harus bertambah pada diri seorang mahasiswa baru.  Mereka tahu sistem dan cara belajar, mereka tahu bagaimana memanfaatkan hak-hak mereka, mereka tahu bagaimana menyelesaikan persoalan mereka. 

Senin, 08 Agustus 2011

Do What's Important First, No Matter What



Often times, we are overloaded with little tasks everyday. Little bits of work can often overwhelm us and fill up or day. Usually we start by knowing the most important task we need to do for the day. And we have every intention of completing this work. But then the little tasks come in and by the time we feel that we've accomplished all those little tasks, we already feel burned out and we no longer find time, energy and room to finish the big important task. To be able to accomplish the things that we need to do first, we have to prioritize them no matter what.

Rabu, 03 Agustus 2011

Marhaban yaa ramadhan !

Ramadhan membawa berkah. Hal itu sudah dijanjikan sepenuhnya oleh Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Setiap muslim tahu hal tersebut. Keunggulan kelebihan bulan ini dibandingkan dengan bulan-bulan lainya dalam satu tahun sudah terjamin penuh oleh Yang Maha Kuasa.  Lalu mengapa masih banyak kita yang tidak memanfaatkan kesempatan ini? Kesempatan untuk melipatgandakan amal shaleh kita.  Kenapa masih banyak kita yang masih terus menjalani kekurangan kita, tanpa mau bergerak untuk merubah dan memperbaiki kekurangan kita?.

Kamis, 28 Juli 2011

Creating Character Education in Schools


by Bob Johnson

Character education in schools is where most children will probably develop their character. To paraphrase one educator, character education in schools is making a concentrated effort to advance beneficial qualities that are both good for the person or child and also for society in general. So if the child cannot get these qualities in the home then they will have to acquire them elsewhere.

Jumat, 22 Juli 2011

Kiat Menjaga Motivasi


Memiliki motivasi bukanlah tujuan kita, tetapi bermotivasi hanya merupakan bagian dari perjalanan dalam proses pencapaian tujuan kita.  Get motivated  memang merupakan salah satu kunci dalam keberhasilan dalam mengerjakan sesuatu. Sering kita perlu waktu agar tune in dalam mengerjakannya agar tujuan kita dapat tercapai.  Tetapi menjaga motivasi juga hal yang lebih menantang agar tujuan kita dapat tercapai. Banyak kegagalan terjadi hanya karena kita tidak mampu menjaga motivasi dalam bekerja.  Meskipun setiap orang punya kiat tersendiri dalam menjaga motivasi, beberapa hal berikut mungkin dapat dilakukan untuk menjaga motivasi yang sudah dimiliki.

Minggu, 17 Juli 2011

Words of the Day

Here are several wise words that might help you, my dedicated readers, to think about.

Remember that what's right is not always popular and what's popular is not always right (Anonim)

If you want to do something and you feel it in your bones that's the right thing to do, do it!. Intuition is often as important as the acts (Anonim)

Behold the turtle. He makes progress only when he sticks his neck out (James B. Conant)

Kamis, 14 Juli 2011

A Review of LifeLock -- Part of the Solution, or the Problem?


by Jed Jensen


Are you secure? Do you worry about your security? What do you worry about most? Terrorists? Armed burglars? Your number one security concern should be identity theft.
This is the reason:

There are people all over the world working outside of the official economy. These are not team players. They are free riding parasites, sucking their living out of honest folks. Now some of these people are driven to do what they do out of desperation, but that's not our concern here.  Have you ever been a victim of identity theft? Has a friend been a victim? Then you know how difficult it can be to defend yourself against creditors, bill collectors, and lawyers, even though you didn't do anything they are accusing you of. It can ruin your life. It can lead you to large debts. It can force you to declare bankruptcy.

Senin, 11 Juli 2011

Komunikasikan masalahmu !

Sering orang mengalami hambatan dalam mencapai tujuan hanya karena gagal menyampaikan apa yang sebenarnya yang diinginkannya.  Banyak persoalan kecil yang semakin menumpuk menjadi persoalan yang lebih besar hanya karena kita tidak mengkomunikasikannya dengan pihak lain. Persoalan atau hambatan yang kita anggap sangat berat, bisa jadi merupakan hal yang sangat kecil bagi orang lain. 

Minggu, 10 Juli 2011

Efficiency at Work: How Leaders Should Manage Teams

By: David Shoemaker I.

Working as a team leader can be challenging. There are so many pieces that need to come together in order to create an efficient work environment. Leaders are specially prepared for certain issues in executive leadership training, but there are still many unexpected issues that arise in the workplace. For example, social loafing and group norms are challenges that need to be handled carefully. In order to learn how to effectively deal with these problems, it’s important to first understand what they are.

Kamis, 07 Juli 2011

7 Things To Enjoy Doing With Your Family

by Frances Chan

When was the last time you had great fun with your family? Family is always the most valuable thing in life, so stand up and plan to have fun with your family.

Going to the zoo is definitely my number-one pick for family activities. Other than visiting animals, most zoos nowadays have rides that you can enjoy with your family. Bring your own snacks if you want to save some money. To add some fun, let your kids be the photographers for the day (buy a disposable camera if you don't want your kids to break your expensive digital one) and you might be surprised by how creative your kids can be.

Having a picnic at the park is also a good activity for your family. Even though you might not be really keen on outdoor activities, you can still enjoy your time by playing together after having your lunch. For example, you can play lawn games or bring a horseshoe game for your family. Afterward, you can enjoy your private time chatting with your sweetheart and let your children play on the playground themselves.

Sabtu, 02 Juli 2011

Teruslah Melangkah !


Tidak ada seorangpun yang dapat melangkah dengan dua langkah sekaligus, apa lagi seribu langkah. Yang ada adalah langkah kecil dan langkah besar. Kemajuan seseorang merupakan kumpulan dari langkah-langkah yang dilakukannya.  Setiap melangkah, pasti harus dilakukan selangkah demi selangkah.  Yang membedakan seseorang sampai tujuan adalah besar kecil langkah setiap langkah, kecepatan bergerak dari satu langkah ke langkah berikutnya, dan konsistensi melangkah menuju tujuan. Kemajuan merupakan kumpulan langkah-langkah yang searah menuju satu titik tujuan.

Rabu, 29 Juni 2011

Pengumuman hasil SNMPTN Ujian Tertulis 2011

Lulusan SMA/SMK/MA yang telah mendaftarkan diri untuk ikut SNMPTN jalur Ujian Tertulis dapat melihat pengumuman hasil SNMPTN 2011 jalur Ujian Tertulis secara lengkap di laman SNMPTN (http://www.snmptn.ac.id)
Mudah-mudahan anda sukses.

Selasa, 28 Juni 2011

Tolong jangan libatkan aku !

Tiga orang teman lama sedang reuni di sebuah restoran bergengsi setelah 20 tahun tidak bertemu. Setelah puas bercerita ngalor ngidul, cekikan sana sini, me-rewind semua kejadian-kejadian konyol yang mereka alami saat kuliah dulu, pramusaji datang menyodorkan tagihan. Dua orang diantaranya berebut untuk membayar dan saling meyakinkan bahwa dialah yang pantas untuk membayar tagihan tersebut. Setelah agak seru keduanya berebut untuk membayar, tiba-tiba teman yang satunya lagi berkata "Kita memang bersahabat sejak lama, saling peduli dan saling membantu dalam banyak hal. Tapi untuk yang satu ini tolong jangan libatkan aku !".

Selasa, 21 Juni 2011

How to Maintain Self Motivation

How to Maintain Self Motivation
by Elliott Roberts

The tool of self motivation is as important to use as it is difficult to maintain. The problem is the amount of negativity ready to thwart your efforts at every turn. This results in low self esteem and lack of creativity. Negative comments, solicited or not, can discourage you from pursuing your idea. Don't give up yet. The self motivated person knows how turn all that negativity around and become more successful. Here are some ideas to get you started.

Minggu, 19 Juni 2011

Words of the day

Ada empat hal yang tidak dapat kembali. (1) kata yang terucapkan, (2) anak panah yang terlepas, (3) masa lalu, dan (4) kesempatan yang disia-siakan (Omar Idn Al-Hali)

A friend is someone who dances with you in the sun light and walks with you in the shadows (Amanda Gier)

Kurangi ketakutan, tingkatkan harapan.
Kurangi makan, lebihkan penguyahan
Kurangi keluhan, tingkatkan nafas
Kurangi bicara, perbanyak tindakan
Lebih mencinta, dan segala hal yang baik akan jadi milik anda.
(Pepatah Swedia)

Selasa, 14 Juni 2011

Kritik

Tidak pernah satu orangpun yang hidup ini tidak pernah menerima kritik.  Pun sebaliknya, tidak ada sesorang yang tidak pernah memberikan kritik terhadap apa yang ada di sekitarnya. Kritik tidak hanya muncul karena seseorang tidak puas terhadap terhadap realita yang ditemukan, tetapi juga muncul karena harapan agar kita semua mampu memberikan sesuatu yang lebih baik. 

Jumat, 10 Juni 2011

Berfikirlah positif !

We are what we thought ! Ape benar ? Kalau yang kita pikirkan itu sungguh-sungguh, maka apa yang kita pikirkan itu jadi kenyataan. Kesungguhan tersebut hanya ajan jadi kenyataan kalau kita melakukan apa-apa yang kita pikirkan itu. Memandang sesuatu secara positif sangat perlu dilakukan oleh semua orang. Manfaatnya tidak hanya bagi orang berfikir positif, tetapi juga bagi orang yang ada di sekitarnya. Dalam lingkungan kerja semuanya harus berfikir positif, jika tidak produktivitas institusi atau perusahaan jadi menurun. Kita semua dapat membayangkan apa yang akan terjadi jika lebih banyak orang yang berfikir negatif dalam sebuah organisasi, dalam sebuah komunitas. Pasti suasananya tidak nyaman, saling mencurigai, saling menyalahkan, saling meremehkan, saling merasa pintar. Tidak ada kenyamanan, jangankan untuk orang lain, untuk orang yang berfikir negatif saja sudah tidak nyaman. Tidak ada salahnya berfikir positif. Berfikir positif membuat pekerjaan menjadi lebih gampang. Berfikir positif merubah sesuatu yang merupakan hambatan menjadi tidak ada persoalan, merubah sesuatu yang sudah produktif dan menjadi lebih produktif dan lebih benar. Apa bisa dibeli pikiran positif itu?

Kamis, 09 Juni 2011

Role of Social Entrepreneur in Society
by Kanchi.org

A social entrepreneur is someone who identifies a social problem and uses entrepreneurial principles to create, organise, and manage a venture to make social change. A social entrepreneur measures success based on the impact on the society. While social entrepreneurs are often non-profit groups, the aim is to advance the social and environmental goals.

Often social entrepreneurs present new ideas that are user friendly and ethical, social and environmental problems. They typically get people support to implement and make a positive impact on the society.

Role of social entrepreneurs
Social entrepreneurs recognises the parts of society having difficulties, solves the problem by changing the system, spreading the solution, and persuading societies. Social entrepreneurs drive to produce measurable impact to address social and environmental problems that are often deep-seated.

• To make a positive impact on society:
Social entrepreneurs are similar to business entrepreneur in the society with a purpose for a social cause. Often, social entrepreneur need profit but emphasis is on the development of the society and in solving the problems in it. Finding the effects of social or environmental problem, finding root cause, and solving them becomes obvious to social entrepreneur.
• With focus on positive change:
Social entrepreneur focus on daunting social problems to make a positive change, further motivating common people to persuade the same. Corporate social entrepreneur can reap strategic benefits with a combination of commercial aims and social objectives.
• Rev up the social team:
While social entrepreneurs often work through nonprofits and citizen groups, many work in the private and governmental sectors. Social entrepreneurs work with local groups motivate them to pursue, and develop good solutions for their local communities as well as globally.
• In innovative and effective community building:
Distinct from business entrepreneurs who seek value in the creation of new markets, social entrepreneurs aim for value in the form of transformational change that will benefit underprivileged group of people and eventually society at large.

Social entrepreneur identifies fundamental social and environmental problems in the ever-changing society. They guide society through these turbulent times, to help the society.

Pioneers in social entrepreneurship, Kanchi utilizes key tools for social change - business and media - to drive disability up the global agenda, raise disability awareness and to encourage society to think differently about disability. Kanchi launched the highly successful O2 ability awards in 2004 as a vehicle for engaging business leadership around the disability business case.

Source: http://www.PopularArticles.com/article154514.html

Senin, 06 Juni 2011

Praktek Peradilan Semu di Fakultas Hukum Ditiadakan Saja


Jangan-jangan carut marut penegakan hukum di Indonesia bersumber dari proses pendidikan ilmu hukum di perguruan tinggi itu sendiri. Hampir semua perguruan tinggi di negeri ini punya fakultas hukum. Hal ini perlu dipertimbangkan, karena sudah sering didengarkan keluhan tentang sulitnya penegakan hukum yang memenuhi azaz keadilan dan kepatutan.

Minggu, 05 Juni 2011

Leaving Footprints
by Kate Harper

"Every man is more than just himself; he also represents the unique, the very special and always significant and remarkable point at which the world's phenomena intersect, only once in this way and never again."
Herman Hesse (1877-1962) German-born Swiss

writer, "Siddhartha," "Steppenwolf"
While at a Business Women’s Club meeting last week, I heard an interesting talk on Drugs and Forensic Science. As the mother of three children, I try to keep as up-to-date as I can about drugs, but it was something that the speaker, a Detective Chief Inspector, said with regards to forensic investigations that set my mind going. He was speaking about footprints and how they can help in tracking someone down, as each of us walks in an individual way.
I know he was talking about forensics, but I started thinking about how each of us are walking our own paths, converging and diverging with the paths of others along the way, leaving our own individual, unique footprints where we pass, although in most situations not being aware of it.

Jumat, 03 Juni 2011

Jiwa yang Kosong

Nilai dan moralitas harus mengisi jiwa seseorang. Jiwa tanpa nilai dan moral hanya akan sia-sia, tak bermanfaat, baik untuk dirinya, apalagi untuk orang lain. Nilai dan moralitas lah yang menggerakkan jasad untuk berbuat baik atau berbuat onar dan korupsi.  Tubuh yang kokoh dan kasat mata hanya menerima perintah nurani, setelah logika menyatakan oke untuk dilaksanakan, juga setelah perasaan mengatakan tak ada persoalan untuk dieksekusi. 

Selasa, 31 Mei 2011

SNMPTN : merebut salah satu tiket ke masa depan lebih baik


Hari ini, 31 Mei 2011, lebih dari 540.000an lulusan SMA/SMK mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melalui ujian tertulis yang akan dilaksanakan sampai tanggal 1 Juni 2011. Jumlah tersebut memperebutkan lebih dari 110.000 kursi di seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia.  Artinya akan ada lebih dari 430.000 siswa yang tidak akan tertampung di PTN dan akan kuliah di lebih dari 3000 perguruan tinggi swasta yang ada di seluruh pelosok nusantara. Lima tahun ke depan dunia kerja Indonesia akan diisi oleh lebih dari 500.000 lulusan perguruan tinggi.

Jumat, 27 Mei 2011

Kurangi Diskusi, Lakukan Sesuatu

Gembar gembor perlunya penguatan karakter ke-indonesia-an semakin gencar didiskusikan. Mudah-mudahan tidak hanya sebatas diskusi dan wacana. Apa yang dibutuhkan bangsa ini adalah tindakan konkrit dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.  Kalau tidak, yang terjadi adalah saling menyalahkan, generasi yang menganggap dirinya sudah 'tua' dan sudah banyak 'makan garam' menuduh anak-anak sekarang, generasi muda tidak punya karakter yang dapat membangun kebanggaan sebagai seorang Indonesian. Para penuduh ini lupa kalau merekalah yang justru gagal memberikan keteladanan, gagal menyediakan sebuah role model yang didambakan.  Kemunafikan, kepura-puraan dan prilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme yang ditunjukkan dan diperagakan di panggung kebangsaan hanya membuat para generasi muda semakin tidak percaya dengan apa yang disampaikan para generasi tua tersebut. Berubahlah para orang tua, para pemuka, para tokoh, bersikaplah konsisten, kurangi kepicikan, tunjukkan sikap yang membuat anak muda meyakini bahwa yang anda lakukan memang pantas dijadikan panutan. Anak muda itu berkembang menjadi orang apa yang mereka temui sehari-hari, they are what they see.

Ber-ha pe ria selama rapat.

Risih dan sebel rasanya kalau sedang rapat yang tidak terlalu besar pesertanya, katakan lima sampai sepuluh orang, tiba-tiba salah seorang peserta menerima telpon atau sms dengan nada yang mengganggu konsentrasi orang yang sedang bicara. Apalagi kalau orang tersebut langsung merespon, ngobrol walau bisik-bisik atau segera balas smsnya. Jadi ada dua hal yang mengganggu, pertama nada telpon dan kedua respon terhadap telpon tersebut.  Kenapa tidak di-ring off atau silent-kan saja ? Yang pasti, prilaku seperti ini, tidak hanya tidak sopan (kalau boleh lebih vulgar kurang ajar), tetapi juga mengganggu konsentrasi peserta lainnya.  Yang lebih parah adalah orang yang berprilaku demikian dapat dikatakan atau dianggap tidak menghargai pimpinan rapat, atau peserta lainnya.  Jauh lebih bijak kalau selama jam kerja, dering ha pe dipilih mode yang silent, dengan bantuan getaran, bahkan bila diperlukan selama rapat telpon genggam dimatikan saja.  Jadi kalau ikut rapat, apalagi dengan atasan, fokus pada materi rapat, nggak usah diganggu dengan panggilan telpon. Kalau memang harus terima telpon sebaiknya menyingkir dulu, bicara singkat, untuk memastikan bahwa anda akan telpon segera setelah meeting

Rabu, 25 Mei 2011

dance with the waves..

Setiap orang, dimana saja berada, setiap hari dan bahkan setiap saat pasti merasakan adanya tantangan. Tantangan adalah bahasa positif dari  hambatan. :-).  Pernahkan sesorang benar benar lepas dari tantangan? jawabnya pasti tidak. Kondisi zero stress tidak pernah ada, bahkan sebenarnya sedikit stress justru mendorong produktivitas, mendorong kita semua jadi lebih dewasa, menjadi lebih bijak dalam menyikapi keseharian kita. Lalu bagaimana dengan tantangan tadi? hadapi dan nikmati ! tidak perlu dihindari, karena cepat atau lambat anda pasti akan melewatinya. Anggaplah tantangan itu sebagai ombak kehidupan, berselancarlah di atasnya dan dan tersenyum  menyikapinya.  Ombak pasti akan pecah, kita jangan ikut tergulung dalam pecahan ombak tersebut. Siasati ombak tersebut, kendalikan ombak tersebut, kalau tak mampu berselancar di atasnya mengikuti ombak, bergegaslah menuju ombak, lewati sebelum ombak tersebut pecah. Biar kan ombak pecah di depan kita.. sambil menatap daratan yang ramai dengan kerumunan manusia, daratan yang menyajikan keindahan dan kehidupan.

Senin, 23 Mei 2011

Monday sickness? tuntaskan dalam tujuh menit!

Apa benar kalau Monday sickness itu ada? Kalau pun hal ini terjadi, sepertinya hanya terjadi pada orang-orang  sangat menghargai waktu, efisien dalm bekerja dan kerja tujuh sampai delapan jam per hari, selama lima hari dalam satu minggu, Senin sampai Jum'at. Tapi untuk orang-orang yang ke kantor cuma rutinitas, kerja enam hari dalam satu minggu, cuma mengharapkan gaji bulanan, seperti kebanyakan pegawai negeri sipil, Monday sickness mungkin tidak terasa. Orang-orang dengan produktivitas tinggi lebih mungkin mengalami Monday sickness, sedangkan orang-orang yang memiliki produktivitas rendah, everyday will be the same day, :-), mungkin tidak pernah merasakan Monday sickness. 

Minggu, 22 Mei 2011

Words of the day : 'Happiness'

Happiness does not depend on what we have, but it does depend on how we feel toward what we have. We can be happy with little, and miserable with much (W.D. Hoard).
Kebahagiaan tidak ditentukan oleh apa yang kita miliki, tetapi oleh bagaimana kita menikmati apa yang kita miliki. Kita bisa bahagia dengan memiliki sedikit, dan kita bisa sengsara dengan memiliki banyak.

Happiness is a concious choice, not an automatic response (Mildred Barthel).
Kebahagiaan adalah pilihan hidup yang sengaja kita pilih dengan kesadaran untuk bahagia (proaktif), bukan merupakan respon yang spontan (reaktif).

Tapi yang pasti bahwa "kebahagiaan merupakan perjalanan menuju kebahagiaan, bukan tujuan akhir"

Jumat, 20 Mei 2011

PSSI & Kebangkitan Nasional

Peserta kongres PSSI dalam kongres tanggal 20 Mei 2011 kemaren gagal memanfaatkan semangat kebangkitan nasional Indonesia. Padahal pada tanggal tersebut hampir semua kantor-kantor pemerintah memperingati hari kebangkitan nasional dengan upacara bendera. Semangat kebangkitan nasional menuju bangsa yang berdaya saing melalui pembentukan karakter manusia Indonesia tidak mempengaruhi prilaku dan pola pikir kebanyakan peserta kongres tersebut.

Kamis, 19 Mei 2011

Time is a wonderful healer

Thinking more  of the past will get more dissappointment, mengingat kekecewaan masa lalu, hanya akan menambah satu kekecewaan lagi. So pasti, mengapa harus larut dalam kekeliruan dan kesalahan. Keduanya bukan akhir dari segalanya, justru dengan kesalahan kita akan mampu berbuat dengan benar untuk hal yang sama. Meskipun berbuat benar tidak harus selalu diawali dengan berbuat kesalahan.

Rabu, 18 Mei 2011

Antrian Beli Garam

Sulit membayangkan kalau kita suatu saat nanti harus antrian di warung atau di depot untuk membeli garam penyedap bahan masakan kita.Tapi hal itu bukan tidak mungkin untuk tidak terjadi. Bayangkan saja di negeri penghasil minyak kita harus rela dan ikhlas untuk antrian beli minyak tanah, premium, solar... dan bahkan pertamax.

Selasa, 17 Mei 2011

Pengumuman hasil SNMPTN jalur Undangan 2011

Lulusan SMA/SMK yang baru saja lulus Ujian Nasional dan Ujian Sekolah yang telah mendaftarkan diri untuk ikut SNMPTN jalur Undangan akan dapat melihat pengumuman hasil SNMPTN 2011 jalur undangan secara lengkap dapat dilihat di laman SNMPTN (http://www.snmptn.ac.id)
Mudah-mudahan anda sukses.

Senin, 16 Mei 2011

someone may return to the place where he was born, but he will never be able to go back to his youth

Sewaktu  es em a dulu, awal tahun delapan puluhan, saya terkesan dengan pribahasa 'someone may return to the place where he was born, but he will never be able to go back to his youth'. Pribahasa ini memang mendorong saya untuk senantiasa berusaha melakukan yang terbaik dalam setiap situasi dan tanggungjawab yang ada.  Sabar, bukan 'saya'nya yang akan ditulis, :-). Tidak juga bagaimana pengaruhnya terhadap diri saya yang akan disampaikan, tetapi sekedar untuk berbagi pemahaman  (yang kecil) kepada pembaca muda. 

Rabu, 11 Mei 2011

Kuliah : Tentukan pilihanmu!

‘Kuliah la nak, kami akan membiayai mu! yang penting kamu senang nanti dan bahagia. Kuliahlah pada jurusan yang kalau setelah lulus gampang dapat pekerjaan, bayarannya bagus.  Untuk apa kuliah kalau nanti tidak dapat cari uang….’.  Barangkali hal itu yang sering menjadi bahan diskusi antara orang tua dan anaknya yang akan menamatkan SMA. Anak diarahkan untuk kuliah pada jurusan yang mempunyai kompensasi ekonomis yang bagus di kemudian hari. Pragmatisme semacam inilah yang berkembang di masyarakat yang lalu mendorong kita semua menjadi konsumtif. Kalau banyak kita berpilaku konsumtif, tentu kita akan menjadi bangsa yang mengimpor segala sesuatunya untuk hal-hal yang bahkan sangat sederhana (misalkan garam dapur…).  Menjadi tergantung dengan bangsa lain.

Selasa, 10 Mei 2011

Pindah Partai? biasalah...!

Gonjang ganjing pemilukada di negeri ini sering membuat orang lupa berbagai keperihan dan tantangan hidup yang harus ditaklukkan. Lupa sesaat akan tujuan dan target-target harian hanya semata untuk ikut memeriahkan pesta demokrasi yang dianggap hak setiap orang. Segmen masyarakat seperti ini biasanya merupakan bagian dari masyarakat kita yang sedang mencari kepastian untuk mencari ketenangan secara ekonomis. Jumlahnya sangat banyak, bahkan puluhan juta untuk skala nasional. 

Sabtu, 07 Mei 2011

Haruskah Senantiasa ke Pulau Jawa ?

Tidak aneh kalau semua orang di Indonesia mau dan berbondong-bondong untuk tinggal di Pulau Jawa. Jangankan orang-orang yang berpendidikan, orang-orang yang kurang berpendidikan juga  mau ke sana,  karena semua orang tahu kalau di sana tempatnya cari uang. Tidak dapat dipungkiri bahwa ekonomi Indonesia memang berpusat di Jawa. Infrastruktur di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan bahkan dari Indonesia Timur hampir semuanya diarahkan untuk mendukung kesuksesan pulau Jawa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pendidikan, industri, dan aspek ke-Indonesia-an lainnya.

Lakukan yang terbaik !

Ingat pepatah 'time flies like an arrow'?. Mungkin kita semua kadang tanpa sadar, kalau sesungguhnya urusan kita adalah urusan waktu. Begitu banyak kesempatan yang semestinya kita manfaatkan untuk merubah diri sendiri dan orang lain, dan bahkan masyarakat kadang menjadi tidak efisien dan tidak optimal hanya ikta keliru dalam memanfaatkan waktu. 'Waktu tertentu', misalkan pukul 18.59 tanggal 7 Mei tahun 2011 hanya 'melintas' sekali saja. Waktu tersebut tidak akan pernah terulang lagi, karena memang belum ada mesin waktu yang memungkinkan seseorang kembali ke masa lalunya.

Kamis, 05 Mei 2011

Pengetahuan dan Kehidupan

Bisa dibayangkan ketika ilmu dan pengetahuan yang dimiliki seseorang hanya menjadi hiasan dan asesoris belaka? Yang terjadi adalah eksploitasi ilmu dan pengetahuan untuk kepentingan individu dan kelompok, tanpa memikirkan dampak buat orang lain dan lingkungannya.  Seseorang yang lebih berilmu dan lebih berpengetahuan memiliki peluang yang sangat menentukan untuk memaksakan syahwatnya untuk mengambil keuntungan terhadap situasi yang ada di sekitarnya. Keduanya harus merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam bertindak dan bersikap. Jika tidak kesemrawutan dan ketidaknyamananlah yang akan terjadi.

Rabu, 04 Mei 2011

Pendidikan Karakter

Jargon di atas sangat sering kita dengar dalam dua tahun terakhir di berbagai media massa, disampaikan di berbagai kesempatan oleh pihak-pihak yang memang peduli akan perlunya sebuah karakter ke-Indonesia-an yang harus dimiliki oleh setiap insan Indonesia agar mampu berdaya saing dalam pergaulan masyarakat internasional.  Karakter jangan dibangun secara pamrih dibangun hanya untuk memiliki daya saing yang lebih baik, tetapi sangat diperlukan agar kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan tentram, produktif, dan kondusif untuk mendapatkan segala sesuatu yang lebih baik dengan cara-cara yang bermartabat, tanpa harus meninggalkan sisi kemanusiaan seseorang.

Minggu, 01 Mei 2011

Ujian nasional dan otonomi daerah (bagian pertama).

Mudahan-mudahan tujuan mulia pelaksanaan ujian nasional untuk penentuan kelulusan siswa SD, SMP, dan SMA (dan sederajat tentunya) dapat tercapai dengan baik. Mudah-mudahan memang tersedia potret kualitas secara nasional.  Kita barangkali tidak usah berdebat lagi soal instrumen ujian yang nyata-nyata tidak dapat fit for all. Sekolah yang ada dipelosok Papua diuji dengan materi yang mirip-mirip (atau sama) dengan untuk sekolah unggulan di Jakarta. Mungkin kita juga tidak perlu berdebat soal bagaimana usaha gigih dari guru, sampai kepala daerah agar persentase kelulusan siswanya tinggi. Berdebat soal partisipasi oknum guru gara siswanya lulus mungkin sesuatu hal yang boleh tidak kita diskusikan.  Kalau kita percaya dengan instrumen dan mekanisme hukum yanag berlaku, biarlah semua pelanggaran yang terjadi diproses secara hukum.  Diproses dengan sebenar-benarnya, sampai akar-akarnya, jangan cuma dijadikan isu alihan untuk menutupi persoalan yanag sudah lebih dahulu harus diselesaikan. 

Kamis, 28 April 2011

Mulai Dari Diri Sendiri

Sangat sering kita menemui orang yang cenderung permisif terhadap sebuah ketidakbenaran dalam suatu keputusan yang kadang justru sangat menentukan nasib bagi banyak orang, terutama kaum yang tak berdaya. Apakah sikap permisif ini cermin ketidakberdayaan banyak orang terhadap tekanan nilai-nilai sosial yang melenceng dari nilai-nilai kebenaran dan kemanusiaan.

Rabu, 27 April 2011

Kebahagiaan Milik Semua Orang

Bisa anda bayangkan seorang manusia yang hidup  dalam kesempurnaan dan ketercukupan yang terhenti.? Keadaan dimana semua yang diinginkan dan yang didambakan tersedia dengan begitu gampang? Yang pasti, gambaran tersebut hanyalah sebuah fatamorgana kehidupan, dan situasi itu hanyalah trigger kehidupan untuk menuju ke keadaan yang lebih baik. Life must go on.. Manusia yang sehat senantiasa bergelut dengan dinamika kehidupannya.