Translate

Jumat, 11 Januari 2013

Banjir dan longsor adalah cara alam untuk menunjukkan apa yang sudah dilakukan manusia pada alam.


Banyak status di jejaring sosial yang mengekspresikan tentang ketidaksukaan dan ketidaknyamanan mereka terhadap hujan, banjir, dan longsor.  Semestinya setiap orang maklum kalau banjir dan longsor yang kerap terjadi selama musim hujan sebenarnya merupakan cara alam untuk memperingati manusia tentang apa yang telah diperbuat manusia terhadap alam.  Jika siklus hidrologi alam ini tidak berjalan sebagaimana mestinya, pasti keseimbangan air dari sisi waktu dan tempat menjadi persoalan kehidupan, dalam bentuk banjir dan longsor. Perusakan ekosistem kawasan penangkap (catchment areas) air hujan, yang merupakan salah satu penentu dalam siklus hidrologi,  merupakan penyebab utama terjadinya banjir dan longsor.  Perusakan ini meghilangkan kemampuan fungsi kawasan ini untuk ‘mengatur’ distribusi air di alam.

Banjir dan longsor juga merupakan metode alam untuk mengingatkan manusia tentang seberapa amanah manusia dalam menjalankan fungsi dan tanggungjawab setiap individu.  Setiap individu dapat bertanya pada dirinya seberapa sering ia membuang sampah tidak pada tempatnya. Setiap individu juga dapat bertanya seberapa korup dirinya ketika diberi amanah oleh pemerintah untuk membuka kawasan perkebunan, untuk membuka kawasan pemukiman, untuk membangun bendungan, untuk membangun saluran irigasi, untuk membangun jalan, membangun turap, membangun tembok, untuk melakukan penghijauan kembali, untuk melakukan pengawasan program pembangunan, untuk menyusun dokumen analisis dampak lingkungan, untuk mendidik manyarakat agar lebih cerdas dalam memaknai keberlanjutan alam ini.  Jika pertanyaan tersebut tidak untuk dijawab secara terbuka kepada orang lain, tapi cukup berikan jawaban untuk diri sendiri. Jika jawaban yang muncul lebih condong untuk tidak amanah, maka salahkan diri sendiri mengapa banjir dan longsor pada musim hujan sering melanda keseharian kita.  Jadi, sebenarnya banjir dan longsor adalah cara alam untuk menunjukkan apa yang sudah dilakukan manusia pada alam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar