Translate

Selasa, 28 Mei 2013

Tackling adalah keputusan


Menendang kaki lawan adalah pilihan yang harus dilakukan oleh seorang pesepakbola untuk merebut bola yang sedang berada lebih dekat dengan kaki lawan tersebut. Kejadian seperti itu, men-tackle keras,  tidak terjadi tanpa kesadaran penuh dari pelakunya.  Demikian juga dalam keseharian kita. Setiap orang pasti punya kesempatan untuk ‘men-tackle’ gerakan orang lain. Tetapi tidak semua orang melakukannya. Keputusan untuk ‘men-tackle’ atau tidak adalah tindakan sadar, meskipun dapat tampak seolah-oleh tidak sengaja di mata orang lain. Keputusan itu juga merupakan cermin integritas terhadap prinsip-prinsip kebenaran, kebaikan, dan tentu saja keindahan.  Apapun keputusan yang diambil akan senantiasa membekas dalam pikiran seseorang, meskipun tak semua orang mengetahuinya. Sangat mungkin dengan keputusan untuk ‘men-tackle’  gerakan orang lain (yang dapat saja tidak diketahui orang lain) akan membuahkan gol (jika itu sebuah permainan sepakbola) dan bahkan memenangkan pertandingan, tetapi motif, metode dan keputusan yang diambil akan meninggalkan derita batin bagi pelakunya dan kesan yang jelek bagi penontonnya.  Derita batin dan kesan jelek tersebut tidak akan pernah hilang sepanjang  kehidupan ini ada. Jadi, semuanya kembali kepada kita, apakah akan bertindak dengan baik, benar dan indah, atau akan bertindak sebaliknya dalam menyikapi gerakan orang lain di sekitar kita.   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar