Translate

Rabu, 15 Mei 2013

Untung Masih Ada Guru


Sungguh beruntung tinggal di samping sekolah dasar. Setiap pagi sebelum berangkat kerja, apa lagi kalau ada upacara bendera atau kegiatan taffakur, dapat mendengarkan teriakan-teriakan guru untuk memastikan siswa-siswanya melakukan sesuatu dengan benar. Membayangkan tanggungjawab guru-guru sekolah dasar, rasanya sungguh tak adil betapa banyak guru-guru yang dipermainkan, yang dijadikan objek kepentingan sesaat oleh pihak lain. Untung masih ada guru-guru sekolah dasar yang mau datang pagi-pagi meninggalkan anak-anaknya sendiri untuk menemui anak orang lain di sekolah. Untung masih ada guru-guru yang mau menyalami murid-muridnya dengan tulus, menatap matanya dan menanyakan apa kabar. Untung masih ada guru yang mau menuntun siswa-siswanya yang kadang bau (bau keringat, kadang bahkan mulut bau petai dan jengkol). Untung masih ada guru yang menolak untuk dipaksakan membantu siswanya dalam ujian nasional. Untung masih ada guru yang tidak menghabiskan tunjangan profesinya untuk kredit mobil, tapi beli buku dan bahan ngajar. Untung masih ada guru yang mau menjalankan profesinya dengan tulus dan bertanggungjawab, bukannya menjalankan tugas demi status pekerjaan atau karena ikut suami atau ikut istri. Untung masih ada guru yang mau mengembangkan bahan ajarnya dan mengembangkan dirinya untuk menyesuaikan diri dengan keadaan siswanya dan menolak jadi perpanjangan tangan penerbit. Untung masih ada guru yang mau memahami kekurangan pahaman pemenrintah kota/kabupaten dalam menrencanakan usulan pembayaran tunjangan, sehingga setiap tahunnya banyak guru tak pernah menerima tunjangan secara penuh dua belas bulan.  Untung masih ada guru yang berusaha memahami bahwa desentralisasi pendidikan justru membuat mereka tidak dapat berdedikasi dengan baik, tetapi terus bekerja dengan penuh tanggungjawab dan berusaha melalaikan terlalu banyak intrik-intrik politik lokal yang picik. Masih banyak lagi sisi positif yang dilakukan guru dengan segala keterbatasannya dan kekurangannya. Kalau mau melihat kekurangannya, pastilah ada kekurangan tersebut.  Dengan melihat sisi positifnya, sisi negatif tersebut akan berkurang.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar