Translate

Selasa, 25 Desember 2012

Hanya orang yang punya integritas yang dapat memahami integritas orang lain


Sering kita melihat bagaimana seseorang berkomentar tentang keputusan yang diambil orang lain, atau yang diambil atasannya, bahkan keputusan yang diambil pemerintah.  Berkomentar atau bereaksi terhadap keputusan orang lain harus bijak, karena mungkin saja kita tidak memahami apa yang menjadi latar belakang keputusannya.  Keputusan yang memiliki nilai integritas tinggi yang dilakukan seseorang memang sering dirasakan tidak tidak lazim bagi orang di sekitarnya, terutama bagi orang-orang yang mempunyai kepentingan pribadi.  Hanya orang-orang yang punya integritas tinggi yang dapat memahami dengan baik sebuah keputusan yang dilakukan pihak lain.  Kalau seseorang menilai atau mengomentari sesuatu tanpa menggunakan integritas pribadinya, niscaya komentar yang muncul hanya dalam bentuk keluhan dan ketidakpuasan yang secara perlahan akan menunjukkan kelas kepribadiannya. Komentar yang negatif justru merendahkan martabat dan cara pandang orang lain terhadap pemberi komentar tersebut. Hanya orang yang punya integritas yang dapat memahami integritas orang lain. Kita semua tahu kalau menjaga integritas pribadi, integritas manajemen, maupun integritas institusi sangat penting untuk menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan keputusan yang diambil.  Jadi, kita harus jujur pada diri sendiri, apa motivasi kita ketika kita berkomentar terhadap sesuatu, apakah memang untuk kebaikan, atau hanya untuk memenuhi syahwat sosial politik belaka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar