Translate

Jumat, 22 Februari 2013

Reviving the Lost Art of Social Manners




Many of us were taught the adage, “Kindness will take you where money cannot,” and it represented an era that kept social manners in the forefront.
These social manners included saying “thank you” by sending a card that was handwritten and expressive and not a short, impersonal tweet.
Today, there exists a dying art of exchanging pleasantries and having real conversations that involve looking into each others’ eyes and making full sentences. In this current era of smart phones and texting, we are losing more of the social manners that put the “civil” in the civilization in which we live and work.
Heads are so deeply buried in hand-held appliances that we are rapidly robbing families of bonding experiences, and even the “Are we there yet?” statements from restless children riding in the back seat of the car during family trips.
Parents invest highly in transportation that provides onboard entertainment that keeps the children distracted as the world and all of its beauty passes by without reflection or discussion.

SNMPTN 2013 : Tuntaskan proses pendaftaran

Banyak calon mahasiswa PTN 2013 yang menduga kalau sudah mengisi pendaftaran, berarti sudah selesai prosesnya. padahal si siswa tersebut harus meminta pihak sekolahnya melakukan rekomendasi, lalu si siswa baru bisa mencetak kartu tanda peserta.  Mudah2an informasi berikut bermanfaat untuk calon mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah di PTN. Pastikan langkah-langkah dalam pendaftaran SNMPTN 2013 anda lakukan dengan LENGKAP, sehingga anda dapat mencetak kartu Tanda Peserta SNMPTN 2013.

http://www.unib.ac.id/ina/berita-347-tahapan-pendafataran-snmptn.html
Posted by : Humas Unib Jumat, 22 Februari 2013 - 12:00:15 WIB

  1. Tahapan-tahapan pendaftaran SNMPTN bagi siswa:
  2. Jangan lupa memverifikasi nilai yang didaftarkan oleh sekolah di PDSS melalui laman pdss.snmptn.ac.id.
  3. Gunakan NISN dan password yang diberikan kepala sekolah untuk login.
  4. Melakukan pendaftaran SNMPTN di laman https://web.snmptn.ac.id/ dengan menggunakan NISN dan password dari kepala sekolah untuk login.
  5. Setelah login, lakukan pengisian data yang diminta (formulir pendaftaran), unggah pasfoto, memilih Perguruan Tinggi dan Program Studi, dan data-data lainnya yang diminta.
  6. Melakukan finalisasi pendaftaran.
  7. Meminta kepala sekolah untuk melakukan rekomendasi atas pendaftaran siswa dengan login di laman https://web.snmptn.ac.id/ pada LOGIN SEKOLAH dengan menggunakan NPSN dan pasword sekolah (sama dengan pengisian pdss) untuk login.
  8. Kemudian siswa dapat mengunduh KARTU TANDA PESERTA. Silahkan diprint dan disimpan file-nya.
CATATAN:

  • Kepala sekolah hanya dapat memberikan REKOMENDASI jika pendaftaran siswa telah DIFINALISASI.
  • Siswa baru dapat mengundah dan mencetak kartu tanda peserta jika kepala sekolah sudah memberikan REKOMENDASI.
  • Panduan pendaftaran siswa, verifikasi siswa, dan rekomendasi kepala sekolah dapat dibaca dan diunduh di http://doc.snmptn.ac.id/.

Minggu, 17 Februari 2013

Kualitas Pemimpin Mencerminkan Kualitas Masyarakatnya

Sering dalam proses pemilihan pemimpin, baik sebagai kepala daerah, wakil rakyat, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan fakultas, ketua RT, atau apapun jabatan lainnya yang pemimpinnya dipilih melalui pemilihan yang melibatkan masyarakatnya dan dilakukan melalui pemberian suara. Sebagai pemilih, masyarakat harus cerdas dan bertanggungjawab. Sering juga kita menderngar para pemberi suara mengharapkan dan bahkan menuntut munculnya sosok pimpinan yang amanah, kredibel, mumpuni dan tidak koruptif. Namun di sisi lain, lebih sering lagi kita mendengar bagaimana pemilih tidak menggunakan hak pilihnya dengan benar.  Sering juga kita mendengar bahwa pemilih memberikan suaranya hanya semata-mata alasan yang sangat subjektif, seperti alasan keluarga, alasan pertemanan, atau bahkan alasan ekonomis dan alasan-alasan primordial lainnya.  

Jumat, 08 Februari 2013

Yang baru dari SNMPTN 2013

Penerimaan mahasiswa baru di PTN tahun 2013, seperti yang dilansir http://www.snmptn.ac.id  menjelaskan beberapa hal yang baru berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru di PTN. Pelaksanaannya melalui SNMPTN yang akan dilaksanakan tanpa ujian tulis, tetapi hanya dengan menggunakan nilai rapor siswa dan prestasi akademik lainnya.  Biaya pendaftaran ditanggung oleh pemerintah alias gratis.  Kepala Sekolah harus mendaftarkan seluruh siswanya ke Pangkalan Data Sekolah Siswa (PDSS) berupa nilai rapor dan prestasi akademik lainnya seluruh siswa kelas 10, 11, dan 12 yang ada di sekolahnya.  Khusus untuk kelas 12 yang akan melanjutkan kuliah di PTN yang ada di Indonesia, Kepala Sekolah akan mendapatkan password masing-masing siswa dari PDSS. Jika siswanya memutuskan untuk kuliah di PTN, maka siswa dengan menggunakan NISNnya dan password yang diberikan tadi dapat memilih PTN dan program studi yang diminati. 

Kamis, 07 Februari 2013

Menjadi seorang agent of change


Perubahan memang merupakan sebuah keniscayaaan, sama sepertihalnya ‘keterlibatan’ semua orang dalam perubahan itu sendiri.  Dalam suatu perubahan, ada orang yang memang memilih untuk menjalani perubahan yanag harus dihadapinya.  Ada juga berusaha untuk menyesuaikan dengan kemampuan untuk mengikuti perubahan itu sendiri.  Meski dalam banyak hal perubahan akan mempengaruhi semua orang,  memang ada perubahan yang tidak berdampak pada seseorang.  Pilihannya yang lebih baik adalah menjadi seorang pembaharu (agent of change) !

Sabtu, 02 Februari 2013

Argumentum ad populum


Dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun secara tulisan, sering kita menemui seseorang beragumentasi dengan mengatasnamakan sekelompok orang, atau sekelompok masyarakat untuk meyakinkan lawan bicaranya atau para pembacanya. Metode ini memang kadang efektif apalagi jika argumen ditujukan kepada orang-orang yang malas membaca atau kurang berpengetahuan dan cenderung untuk mengikuti popular belief dalam komunitasnya.  Model komunikasi seperti ini disebut dengan argumentum ad populum.  Banyak orang yang lalu menggunakan metode ini untuk mengeksploitasi kelambabanan seseorang dalam berfikir, atau kecenderungan seseorang yang ingin serba instan dan tidak memiliki kepedulian sosial.