Translate

Rabu, 30 Januari 2013

The Powers of a Positive Attitude

by Kim And Charles Petty

I am going to ask you to something very weird right now. First of all, I want you to listen to your thoughts. Now tell me, what thoughts fill your head? Would you label them as positive, or negative? 

Now let's say you are walking down the street with these thoughts. Do you think anyone who would meet you would be able to tell you what's on your mind?

The answer to number one is up to you. But, the answer number two can be pretty generic. Although people will not be able to tell you exactly what you think, they will more or less have an idea of how you are feeling.

Here's another question. When you enter a party filled with friends, do they all fall silent as if something terrible had happened? Or does everybody there perk up as if waiting for something exciting to happen?

You know what? The answer to all these depends on your frame of mind.

Selasa, 29 Januari 2013

Hindari logika mayoritas yang menyesatkan


Banyak orang tanpa disadari larut dalam logika mayoritas dalam menyikapi suatu situasi.  Logika mayoritas mungkin saja benar, tetapi tidak tertutup kemungkinan logika mayoritas kebanyakan orang di sekitar kita juga salah.  Sesuatu yang dianggap biasa, meskipun sebenarnya salah dan bahkan tak bermoral, dan dilakukan oleh banyak orang dapat saja dianggap sebagai sesuatu yang benar. Kecenderungan banyak orang untuk mengikuti logika mayoritas orang di sekitarnya sebanarnya berawal dari kurangnya pengetahuan dan kelambanan dala berfikir. Prilaku ini juga dapat muncul karena seseorang kurang memiliki komitmen dan integritas terhadap nilai-nilai kebenaran itu sendiri. Orang-orang yang tidak menghargai proses, tetapi lebih mengutamakan output juga sering larut dalam logika mayoritas.  Alasan lain yang dapat menyebabkan orang larut dalam logika mayoritas yang menyesatkan kadang hanya karena takut dikatakan berbeda dengan kebanyakan orang di sekitarnya.

Minggu, 27 Januari 2013

What is life?


Life is not what everything we have. Life is not about what anything we have. Life is about something we have.  Life is not only about something to do, not only about something to know, life is not about something to live together. Life is about something to be. Be yourself with something what wise men called dignity and integrity where knowledge, patient, strength, and honesty come together with empathy as well as obedience to the law of nature.   Make sure your life gets fulfilled with such competitive traits that will take you to the continuous happiness.

Sabtu, 19 Januari 2013

Ironi Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Teknologi


Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan berbagai perangkat komunikasi telpon seluler dengan berbagai fitur yang dimilikinya dan dipadu dengan koneksi internet memberikan banyak sekali kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan kebutuhan kesehariannya. Jarak dan waktu bukan lagi menjadi pembatas dalam berkomunikasi untuk bertukar informasi yang dibutuhkan.  Pengetahuan dan informasi secara luas dapat diperoleh dengan mudah,  meski harus dipejalari dulu kebenarannya. Namun di sisi lain, kemajuan teknologi ini  juga melahirkan beberapa ironi dalam kehidupan masyarakat.

Rabu, 16 Januari 2013

Kultur dan Komitmen : Tersangka Pembunuh Perubahan


Tulisan ini diakui terinspiriasi dari buku yang ditulis oleh Ken Balanchard, John Britt, Judd Hoekstra dan Pat Zigarmi tahun 2009, diterbitkan oleh Polvera Publishing and John Britt menyajikan cerita tentang upaya seorang detektif menuak misteri sang pembunuh berantai terhadap perubahan. Penelusuran yang dilakukannya untuk mencari sang pembunuh disajikan sedemikian runtut dengan penjelasan yang mudah dipahami. Dektektif Mike McNally secara sabar mencari siapa sebenarnya pelaku dari serentetan kasus pembunuhan berantai terhadap perubahan yang sedang ditanganinya. Setelah melalui proses dan waktu yang panjang serta menyeluruh, sang detektif mampu menyimpulkan beberapa tersangka pembunuh perubahan itu, diantaranya adalah (1) kultur dan (2) komitmen. 

Selasa, 15 Januari 2013

Pemimpin tipe forwarder : Penghambat produktivitas


Tingkat produktivitas suatu perusahaan atau institusi juga sangat tergantung pada bagaimana proses pengambilan keputusan yang dilakukan di setiap jenjang otoritas yang ada di dalamnya. Setiap jenjang sudah pasti mempunyai kewenangan yang melekat pada pimpinan unit. Kewenangan kepala unit ini harus dimanfaatkan secara maksimal dalam kerangka pencapaian tujuan organisasi. Dalam organisasi non profit, sering ditemukan dimana seorang kepala unit tidak berani memanfaatkan wewenangnya, terutama keputusan yang berkaitan dengan  nasib seorang bawahannya.  Sering ditemukan seorang kepala unit tidak berani bertindak atas dasar kebenaran atau atas dasar kepentingan institusi karena harus berhadapan dengan nasib bawahannya.  Dalam situasi ini sering kita lihat seorang kepala unit hanya mampu menyampaikan persoalan kepada atasannya, dan meminta surat resmi lagi sebagai dasar acuan baginya untuk mengambil keputusan. Padahal aturan yang terkait dengan keputusan yang harus diambilnya sudah jelas ada dan hanya membutuhkan nyali dan ketegasan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapinya dengan bawahannya.

Minggu, 13 Januari 2013

Komunikasi efektif butuh 'gelombang' yang sama


Banyak orang yang sudah merasa berkomunikasi dengan orang lain untuk menghadapi dan menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.  Tetapi, orang sering lupa bahwa berkomunikasi dengan orang lain untuk menyelesaikan persolahan atau perbedaan pandangan dan prinsip yang sedang terjadi tidak hanya sebatas berbicara dan menyampaikan apa yang menjadi preferensinya.  Kalau hanya menyampaikan pandangan dan pemikiran saja, maka hal tersebut sebenarnya tidak berbeda dengan menyampaikan hal tersebut secara tertulis.  Perbedaan dapat dikomunikasikan untuk mencari penyelesaian apabila kedua belah pihak yang berbeda pendapat mampu berinteraksi satu sama lain dengan perbedaan yang dimilikinya dengan tujuan yang sama, yakni untuk menyelesaikan persoalan. Dengan kata lain, kedua belah pihak harus berada dalam ‘gelombang’ yang sama menuju penyelesaian perbedaan. 

Jumat, 11 Januari 2013

Banjir dan longsor adalah cara alam untuk menunjukkan apa yang sudah dilakukan manusia pada alam.


Banyak status di jejaring sosial yang mengekspresikan tentang ketidaksukaan dan ketidaknyamanan mereka terhadap hujan, banjir, dan longsor.  Semestinya setiap orang maklum kalau banjir dan longsor yang kerap terjadi selama musim hujan sebenarnya merupakan cara alam untuk memperingati manusia tentang apa yang telah diperbuat manusia terhadap alam.  Jika siklus hidrologi alam ini tidak berjalan sebagaimana mestinya, pasti keseimbangan air dari sisi waktu dan tempat menjadi persoalan kehidupan, dalam bentuk banjir dan longsor. Perusakan ekosistem kawasan penangkap (catchment areas) air hujan, yang merupakan salah satu penentu dalam siklus hidrologi,  merupakan penyebab utama terjadinya banjir dan longsor.  Perusakan ini meghilangkan kemampuan fungsi kawasan ini untuk ‘mengatur’ distribusi air di alam.

Minggu, 06 Januari 2013

Tips untuk sukses dalam bertanya


Ungkapan "malu bertanya sesat di jalan" mendorong orang untuk selalu mencari jawaban akan sesuatu yang menjadi kebimbangan dan keraguannya. Sekarang banyak orang cenderung mendapatkan jawaban dari banyak hal yang ingin diketahui dengan mencarinya melalui mesin pencari di internet. Apa yang diperoleh di internet tidaklah selalu benar, karena informasi tersebut belum tentu juga ditulis oleh orang yang memiliki autoritas yang tinggi untuk memberikan jawaban. Lebih lanjut, apa yang ditulis sesorang dapat juga tidak sesuai dengan kondisi sosial budaya dari pertanyaan kita. Mencari jawaban untuk berbagai kebutuhan sehari-hari kadang-kadang tidak dapat diperoleh di internet, apalagi kalu berkaitan dengan persepsi seseorang.  Persepsi seseorang terhadap sesuatu sangat perlu kita ketahui untuk menntukan langkah dan tindakan kita terhadap berbagai persoalan yang situasional. Dengan demikian, bertanya secara klasik dan konvensional kepada seseorang secara langsung tetap menjadi andalan semua orang untuk tetap sukses dalam pekerjaan dan kehidupan.

Rabu, 02 Januari 2013

Family vacation : Salah satu saat tepat memahami potensi anak


Liburan bersama keluarga membawa banyak manfaat. Anak-anak memiliki kesempatan untuk melihat dan menjelajahi pengalaman baru selama liburan yang nantinya akan memperbaiki level ekspetasi anak terhadap dirinya. Dengan wawasan dan pengalaman baru, siapapun yang menyempatkan diri untuk berlibur, niscaya akan memiliki kemampuan tambahan untuk mengelola hidup dan kesehariannya sehingga lebih sukses. Ungkapan bahwa ‘travel makes a man wiser’, memang ada benarnya.  Bagi anak-anak, liburan ke tempat yang baru, dengan melihat sesuatu yang baru, merasakan sesuatu yang baru, pasti merupakan suatu pengalaman yang sangat berharga untuk perkembangan dirinya.  Pengalaman yang serupa juga sebenarnya diperoleh orang tua pada saat mereka membawa anak-anaknya berlibur ke tempat yang berbeda dari rutinitas keseharian.