Translate

Minggu, 25 November 2012

Semua Orang Harus Bicara

Sering dalam rapat kita melihat ada orang yang berbicara dengan suara lantang dan percaya diri serta cenderung mendominasi.  Prilaku demikian sebenarnya akan mengurangi kesempatan tim untuk mendapatkan ide dan pemikiran yang terbaik. Suara yang keras dan percaya diri cenderung membuat orang lain enggan menyampaikan pemikirannya.  Kalau anda termasuk orang suka berbicara dengan lantang dan cenderung mendominasi, sebaiknya membuka diri dan mata serta beri kesempatan kepada orang lain dalam rapat. Sebaliknya jika anda termasuk orang yang tidak suka memaksakan diri dalam menyampaikan pikiran, sebaiknya paksakan diri anda untuk berbicara dan menyampaikan pemikiran. Yakinlah bahwa apa yang ingin disampaikan itu akan merubah nasib banyak orang dan mempunyai pengaruh yang baik terhadap kinerja perusahaan.  Kalau anda yang memimpin rapat, beri kesempatan kepada semua peserta rapat, jika perlu paksakan agar setiap orang berbicara.  Keputusan terbaik, kadang justru datang dari orang yang tidak suka mendominasi sebuah rapat.

Rabu, 21 November 2012

Ciri (lain) Pecundang : Gampang Bosan

Perasaan kita adalah tanggungjawab kita sendiri. Oleh karena itu, jang terlalu berharap agar orang lain harus ikut menjaga perasaan kita. Kita harus menghadapi bagaimana tekanan yang terjadi pada diri kita setiap hari, kita harus mampu menghadapi situasi apa saja yang tidak diinginkan.  Kemampuan menghadapi situasi yang tidak sesuai dengan yang diharapkan harus dimiliki setiap orang. Demikian juga dengan perasaan bosan terhadap situasi tertentu. Sering kita mendengar orang berujar 'semestinya organizer mampu merancang acara tertentu agar waktu yang dilewati tidak membosankan'. Sungguh merupakan sikap yang sangat egois kalau orang selalu menuntut agar pihak lain menjaga menjaga perasaannya supaya tidak bosan. 

Minggu, 18 November 2012

Persahabatan : Salah Satu Penguji Integritas


Sekecil apapun tanggungjawab kita dalam masyarakat atau di kantor kita selalu dituntut untuk memiliki integritas yang tinggi. Hanya dengan integritas yang tinggilah kebaikan dan produktivitas dalam jangka panjang akan mewarnai kehidupan masyarakat. Demikian juga dalam suatu organisasi atau perusahaan. Salah satu aspek yang pasti dan selalu menguji integritas kita adalah persahabatan. Karena kita masing-masing mempunyai tanggungjawab di perusahaan atau di organisasi, persahabatan selalu memahami posisi itu, dan bahkan saling mendorong agar kinerja masing-masing dapat tampil maksimal. Persahabatan yang baik adalah persabahatan yang selalu menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban kedua belah pihak. Tolong menolong, saling menasihati dan saling mengingatkan selalu mewarnai suatu persahabatan.

Jumat, 16 November 2012

Tunda Kemarahan Untuk Kebaikan


Dalam memberikan respon terhadap penilaian yang kurang menyenangkan  sering membuat seseorang sangat reaktif dalam menanggapinya. Ciri reaktif tersebut antara lain muncul keinginan untuk segera membela diri atau melakukan klarifikasi, baik secara verbal, maupun melalui email, sms, atau dengan membuat status di media sosial.  Kalau ciri tersebut sudah dirasakan, sebaiknya tunda dulu untuk memberi tanggapan.  Pastikan tidak menanggapi sesuatu dalam suasana bathin yang kurang terkendali secara rasional. Kalau ini dilakukan, justru seseorang akan terjerumus dalam kemarahan atau kekesalan yang berada dalam kendali orang lain. Situasi seperti ini sangat tidak menguntungkan, baik untuk citra diri, maupun untuk produktifitas kerja.

Kamis, 15 November 2012

Catat Ide yang Muncul

Sering dalam keseriusan kita dalam menyelesaikan suatu tulisan, tiba-tiba muncul ide lain yang tidak berkaitan dengan apa yang sedang kita kerjakan. Kita tahu persis bahwa ide tersebut sangat penting dan menarik untuk diteruskan. Karena kesibukan dan keseriusan kita dalam menyelesaikan tulisan yang sedang dilakukan, ide yang tiba-tiba muncul tadi hanya kita coba untuk diingat saja, dengan harapan ketika istirahat atau setelah tuntas pekerjaan akan dicatat atau bahkan dikembangkan. Namun demikian, yang dapat terjadi adalah adalah tidak mampunya kita mengingat kembali.  Hal ini memang lumrah terjadi, karena kita memang punya potensi untuk dapat melupakan sesuatu, apalagi sesuatu yang muncul seketika di tengah kesibukan menyelesaikan tulisan.  Agar ide yang muncul tadi tidak menghilang, kita harus menyempatkan untuk mencatatnya dalam di buku, di secarik kertas, atau di hape kita, atau buat sket tertentu yang pasti  akan kita ingati saat kita sedang tidak fokus pada tulisan yang sedang kita kerjakan. Saya yakin, banyak penulis punya kiat untuk tetap dapat menjaga ide, bahkan inspirasi atau ilham yang muncul, sehingga bisa dikembangkan setelah beristirahat menulis.

Kamis, 08 November 2012

Generasi Emas Indonesia 2045

Ditengah kegalauan banyak masyarakat Indonesia  tentang apa yang akan diandalkan jika masih banyak anak muda yang suka tawuran, berante, dan berbagai prilaku distortif lainnya, mari kita DUKUNG DAN WUJUDKAN GENERASI EMAS INDONESIA 2045.  Lakukan yang Terbaik, Terus Belajar & Bekerja, Tebarkan Kebaikan & Kebenaran, Hentikan Korupsi, Kolusi & Nepotisme, Hilangkan Kepicikan & Hedonisme, Perkokoh Ke-Indonesia-an.  Perlu diingatkan bahwa anak-anak yang sedang kuliah saat ini akan sangat menentukan bagaimana daya saing bangsa di masa mendatang. Mari kita temui dan berikan kontribusi yang dapat dilakukan agar visi Indonesia Emas 2045 dapat dicapai dan dirasakan oleh seluruh komponen masyarakat Indonesia

Minggu, 04 November 2012

Mencegah Dampak Pornografi Internet pada Anak-Anak


Banyak orang tua yang kian merasakan dilema dalam membesarkan dan mendidik anak-anaknya. Kesibukan kerja dan tuntutan beprestasi kadang membuat orang tua menjadi galau terhadap kegiatan anak-anaknya selama berada di luar pengawasannya. Anak-anak sekarang mau tidak mau harus berinteraksi dengan dunia maya, internet. Ketersediaan  informasi di internet memang merupakan sumber pengetahuan yang luar biasa dan mampu membuat orang jadi pintar, tetapi ancaman dari dunia maya juga tersedia nyata, baik berupa ancaman pornografi, doktrinisasi, dan bahkan kejahatan lainnya. Tulisan ini hanya memberikan beberapa kiat yang mungkin dapat bermanfaat untuk mencegah ketergantungan anak pada pornografi di internet.  
1.     Sampaikan secara gamblang kepada anak tentang kemungkinan dan potensi yang akan terjadi sebagai akibat berinteraksi dengan internet. Gunakan kata-kata yang dapat mengerti. Jangan menyampaikan hal-hal yang bersifat menakut-nakuti, apalagi takhayul. Gunakan fakta ilmiah tentang dampak buruk bagi perkembangan emosi, jiwa, serta akibat sosial jika anak menjadi rusak karena salah memanfaatkan teknologi internet. Gambarkan juga dampak yang akan terjadi pada diri anak jika kecanduan pornografi. Katakan kepada anak bahwa pornografi membuat anak menjadi malas, sehingga menurunkan prestasi belajar. Prestasi belajar menurun akan mempengaruhi keberhasilan sekolah dan kuliahnya. Sampaikan bahwa jika tidak sukses dalam seekolah dan kuliah, dan kecanduan pornografi, hampir dapat pasti mereka akan sulit mendapatkan pekerjaan, mereka akan sulit hidup karena tidak punya uang. Tidak hanya itu, sampaikan juga bahwa kalau berinteraksi dengan pornografi dapat berujung di penjara. Sampaikan juga kemungkinan ada orang yang akan membuat mereka menjadi tergantung secara emosi lalu mengikuti semua skenario jahat dari orang yang tak dikenal tersebut.

Jumat, 02 November 2012

Travelling makes a man wiser


Memang benar, kita harus setuju dengan  ungkapan presiden ke-tiga Amerika Serikat, Thomas Jefferson, tersebut.  Mengunjungi tempat yang baru membuat orang mendapatkan banyak hal-hal yang baru yang akan tersimpan dalam memorinya sebagai pengalaman empipiris yang dapat digunakan untuk berbagai menghadapi berbagai situasi di kemudian hari. Kita semua tahu bahwa dengan mengujungi tempat-tempat yang baru memungkinkan kita melihat betapa banyak mosaik kehidupan ini. Tidak hanya bentuk atau rupa manusia, bahasa yang berbeda, tetapi juga perbedaan dalam hal makanan, bangunan, cuaca, tumbuhan, hewan, tarian, lagu, dan berbagai corak ragam kehidupan lain yang berbeda dengan apa yang kita lakukan dalam keseharian kita.  Mengalami dan menjelajahi perbedaan merupakan sebuah proses pengkayaan bagi diri kita untuk tidak bersikap cepat puas dan bangga sendiri bagai katak dalam tempurung.